Jumat, 02 Juli 2010

Bahasa Hebrew Tiberian

Bahasa Hebrew Tiberian dapat kita selesaikan dengan menggunakan model X. berdasarkan pengamatan penulis, bahasa ini akan megalami proses pemanjangan. Sama ada pemanjangan vocal maupun pemanjangan konsonan. Adapaun prinsip-prinsip yang melekat pada bahasa ini adalah:

1. Dapat dipastikan bahawa ‘ha’ dalam bahasa ini mempunyai arti ‘the’ dalam bahasa Inggeris.

2. Jika ‘ha’ itu bergabung dengan kata yang berawal huruf konsonan, maka konsonan awal kata, atau konsonan setelah ‘ha’ akan mengalami pemenjangan konsonan tersebut. Hal ini terlihat pada dua contoh pertama dalam bahasa Hebrew Tiberian, iaitu ha-bayit/ à[habbayit] dan /ha-melek/ à [hammelek].

3. Sebaliknya, jika ‘ha’ itu bergabung dengan kata yang berawal huruf dengan hentian glottis, maka vocal a dari ‘ha’ akan mengalami proses pemanjangan. Hal ini terlihat pada contoh tiga dan empat, iaitu /ha-ʔi: ʃ/ à[ ha: ʔi: ʃ] dan /ha- ʕi: ʃ/ à[ ha: ʕi: ʃ]

4. Kanapa syarat 2 dan 3 perlu terjadi? Menurut hemat penulis, hal ini terjadi kerana bahasa Hebrew Tiberian ingin mementingkan penekanan kata ataupun lebih tepatnya Qolqolah.(sumber Pengajar. Prof. Zaharani)

kak Reka


Kenangan yang tak dapat dilupakan saat mengenal perempuan yang bernama Reka ini. Aku menganggapnya bohong, ketika di menyatakan berasal dari Jakarta. Kan sungguh jarang orang india berasala dari Jakarta.

Lama ku menegenal dia. Ternyata dia xangat special. Huhu…ni anak sungguh taat beribadah dan suka membantu orang lain. termasuk aku. Dia pintar berbahasa Inggeris, sehingga dia di terima jadi dosen di Lim Kok Wing, tempat aca Septirasah kuliah itu. Dia sangat rajin. Selain ngajar, dia juga bekerja di dunia kehakiman. Aku bangga punya teman seperti dia

Terima kasih tu semangat yang selalu kak tanam dalam hidupku. Kini ku menunggu hasilnya saja.

Kenangan di Masjid India


Ni lah nasib jadi orang cantik. Hahaha..selalu ada yang iri. Tu lihat, dua orang kakak yang cemburu pada adeknya. Kahhaa….

Teman-teman itu bukan certa sebenar. Itu akal-akalau aku saja yang sok cantik ini. Gambar itu diambil ketika kami pergi belanja di Masjid Jamik. Aku paling nakal diantara mereka. Hahaha. Makanya mau di cekik, tapi karena mereka sayang sama aku, itu tak jadi. Makasih ya sayangku. Kak Ema dan Kak ari.

Rabu, 30 Juni 2010

Ari Pani Desvina



Kau selamatkan aku dari gelap yang melilitku. Kau beri senyuman yang saat itu membuat aku benar-benar lupa siapa aku yang sebanarnya. keaadanku yang berlumpur dan kotor. Kau sempat membarsikah segala yang ada di tubuhku, cuma satu yang tertinggal di sekitar mataku.

Kau tak sempat membersihkanya, karena kesibukan yang menuntunmu. Aku ingin melihat. Tapi bagaimana? Haruskah tangan yang membari lumpur itu membersihkannya? Apakah kau Ikhlas membiarkan aku bahagia bersamanya.

Kau harus tau. Aku tak bisa bahagia bersamnya. Kalau harus memilih. Aku lebih rela di tempat gelap itu selamanya, daripada aku harus kehilanganmu...Kembalilah sayang.....

Catatan itu Khusus buat kak Ari Pani Desvina, MSc...Hanya kami yang tau maksud kata-kata itu, cerita dan sejarahnya...Sukses buat kak ya.....

Selasa, 29 Juni 2010

Julaina Nopiah...


Rindu Juga, sudah lama gak belajar bareng sama gadis manis ini...namanya Julaina Nopiah...dia hobi dalam bidang Semantik...

Aku bangga denganya, belum konvo lagi udah dapat kerja..sukses ya sobatku...doakan aku n teman2 yang laen cepat dapat kerja ya.....

semoga suatu hari nanti kita bisa ketemu lagi dan berbagi cerita di hangatnya perapian...tuk memetik bintang yang semamngnya tak bisa kita petik

OjiJuIza....

Senin, 28 Juni 2010

Pasport ditahan Imigrasi



Ke Patapahan membeli roti
Membeli mangga di Balik Papan
Pasport masih ditahan imigrasi
Semoga ini ujian bukan hukuman

Pantun yang sengaja saya lukiskan dengan hati terluka itu, menggambarkan suasana hati saya yang lagi gundah. Tak dapat saya ceritakan, bagaimana rasa sabar itu merajai diri ini. ingin ku lafaskan bahwa aku sedih dengan keadaan ini. Tapi beginilah hidup menumpang di negri orang. meskipun bukan sebagai parrasit.

Tapi ini adalah ujian. Aku ikhlas menjalaninya. Semua demi bangsa, semua untuk peserta didikku nanti. Aku berjuang bukan untuk menjadi kaya, tapi untuk bahagia. ku kabarkan bahwa saat ini aku hanya punya uang 5 ringgit. Gak tau lagi besok mau makan apa. Cuma 1 Yang menjadi keyakinanku....Allah Maha Kaya.



Kamis, 24 Juni 2010

Arfin Tarina, S.Pd.


Yuhuuu.wanita lembut, kemayu, segalanya ada pada dia pokokya. Paling asyik ni bercerita soal kehidupan bersama cewek yang satu ini. aku paling dekat dengan dia sewaktu S1. Dia selalu masak Tahu kering atau gulai Sotong masin...huft..enak tenan.

Ninaaaaa........itu adalah panggilan aku untuknya yang mempunyai nama lenkap Arfin Tarina. Aku kangen sama masakannya. Kapan lagi aku bisa merasakan buatan tangannya. Meskipun kami sama2 satu bengkalis ni, tapi jarang sekali ketemu, apalagi usai selesai S1.

Apapaun itu sobat, aku doakan semoga kau bahagia. maafkan aku sengaja menulis tentangmu. karena kau adalah sahabat yang banyak membantu aku, sejak SMA hingga S1. hanya doa yang bisa kuhadiahkan buatmu, semoga kau bahagia bersamanya....